FURFURAL
_____MENJADI POTENSIAL DARI SAMPAH____
___Overview furfural___
Furfural merupakan senyawa kimia yang dihasilkan dari reaksi hidrolisis dan dehidrasi pentosa dengan bantuan katalis asam. China telah memproduksi furfural dari ampas tebu. Furfural dapat diperolah dari tumbuh-tumbuhan yang mengandung pentosan. Kandungan pentosan pada ampas tebu lebih tinggi daripada kayu keras maupun lunak, lebih dari 90 % dalam bentuk xylan. Dengan hidrolisis asam, xylan menghasilkan xylose, lalu diproses menjadi furfural dengan menghilangan 3 molekul air. Reaksi pembuatan furfural dari ampas tebu sebagai berikut :
Yield furfural dari ampas tebu sekitar 9 – 10 %. Dengan menggunakan asam sulfat selain dapat diproduksi furfural juga dapat menghasilkan asam levulinic, gambar 1. Yield yang dapat dihasilkan sekitar 25 %, dimana efisiensi konversinya 56 %.
Dengan menggunakan uap dan mendistilasi uap air nya, dari 14 ton ampas kering dapat dihasilkan : 1 ton furfural, 500 unit asam asetat, 20 unit alkohol dan 95 % dari sabut diproses kembali sebagai bahan bakar boiler. Furfural juga dapat diproduksi dari daun tebu.

Bagan aplikasi Furfural pada beberapa industri
___Furfural di Dunia___
Sedangkan di dunia, produksi, kebutuhan, dan harga furfural disajikan dalam table berikut. Dimana China menguasai sebagian besar produksi furfural, yakni sekitar 72 %.



___Furfural di Indonesia___
Di dalam negeri pun, permintaan furfural juga meningkat dari tahun ke tahun meskipun jumlahnya memang tidak terlalu besar.

Data historis permintaan Furfural dan Furfuril Alkohol di dalam negeri

Produksi tebu Indonesia tahun 1996-2002
___Kesimpulan___
Melihat data-data yang disajikan di atas, industri furfural potensial untuk dikembangkan di Indonesia. Selain proses pembuatannya tidak terlalu rumit, raw materialnya pun di Indonesia sangat melimpah. Produksi tebu di Indonesia, rata-rata makin meningkat dari tahun ke tahun. Tebu hanya tumbuh di tempat yang beriklim tropis. Harga furfural di pasar dunia pun sangat menjanjikan, mengingat kebutuhan furfural dunia semakin meningkat dari tahun ke tahun. Pabrik furfural memang sudah direncanakan akan dibangun di kawasan industri gresik. Jika industri ini bisa dikembangkan dengan baik di Indonesia, maka akan sangat banyak kebaikan yang bisa diperoleh. Kita tidak usah mengimpor furfural karena kita bisa memproduksinya sendiri. Selain bisa menambah devisa negara, juga bisa membuka lapangan kerja. Dan suatu hal yang tidak mustahil untuk merebut pasar furfural dunia dari tangan China.
Informasi lebih lengkap klik


13 komentar:
gunanya furfural apa>>bahayanya???
Sejauh ini tebu di iIndonesia cuma buat bikin gula aja y, sayang donk.
Ayo revi bikin pabrik furfural.
maaf..
bukan maksud mw bikin topik yg mirip..
kalau kita punya pabrik furfural sendiri, kasihan anak Teknik Kimia, Kimia MIPA, Farmasi, dll yg berhubungan dengan bahan ini..
pastinya indera penciuman akan lebih peka lagi..
Ya nambah perbendaharaan kata tentang pengolahan minyak bumi.
Furfural dari sampah kayaknya sip juga.
Tapi bisa bikin pingsan gak ya furfural itu? Maksudnya kalau terhirup atau terminum.
itu emang artikelna kepotong ya rev???
bagan ne ga kliatan,,,
bagu2s artikelna sepertina saudara serius sakali mengerjakan tgs ini hehhheheeh.ih furfural kan bau hehe ga pnting
jadi inget praktikum proses fraksinasi hehehehe
zat yang rada bau ini ternyata dari tebu yah hehehe nice info :)
wah..
artikel mu mirip ma pny widi y..
tapi pny mu furfuralnya di olah dari sumber yang beda kn..
tny dunx..
cara ngurangin bau furfural gmn c??
abis bau nya gak nahan bgt..
he,,
SIngkat dan padat, revi..
he3..
Sip2, tapi ni da janjian ma widi ga ya??
Koq sama2 mengulas tentang furfural??
he3. J.K.
Tetap semangat! ^O^
bahannya sama kayak widi ya?
ternyata furfural terkenal juga.
terima kasih atas info tambahannya.
furfural lagi??
ga papa lah..
lumayan menambah pengetahuan artikelmu.
siip rev!
ampas tebu bisa berguna juga (selain jadi bahan bakar di oabriknya sendiri, he..)
:)
rev,, janjian ma widi ya? hehehe...
oke artikelnya.. jadi tau kalo ampas tebu itu raw materialnya furfural.. tapi kok rasanya ga semanis tebu ya?? (hahh,, emgnya udah pernah diicip?)bau malah.. hehehe...
Posting Komentar